1Bagaimana Cara Memperbaiki Kipas Angin? 2 Mengenal Komponen Kipas Angin dan Fungsinya. 2.1 1. Dinamo Penggerak; 2.2 2. Kapasitor; 2.3 3. Baling-Baling; 2.4 4. Pelindung (Tralis) 2.5 5. Cover Mesin; 2.6 6. Gear Box; 2.7 7. Batang Penyangga; 2.8 8. Panel Kontrol; 2.9 9. Colokan dan Kabel; 3 Penyebab Kerusakan Pada Kipas Angin dan Cara Memperbaikinya. 3.1 1. Penyebab Kipas Angin Tidak Bisa Berputar Kapasitoryaitu merupakan komponen bagian dari kipas angin yang berfungsi untuk memutar baling-baling. apabila anda memiliki kipas angin yang sudah tua maka bisa saja kapasitor yang ada didalamnya sudah mulai lemah hal tersebut dapat diuji ketika menghidupkan kipas angin putaran baling-baling sudah tidak kuat untuk berputar. Kipasangin memiliki fungsi untuk menghasilkan angin dan berguna untuk pendingin udara, penyegar udara, ventilasi serta pengering. Kecepatan dari hembusan kipas angin dapat dikontrol dengan cara menggunakan pemutar, tali penarik dan remote. Sekarang ini jenis kipas angin yang paling banyak digunakan adalah kipas angin listrik. Kipasangin dipergunakan untuk menghasilkan angin. Fungsi yang umum adalah untuk pendingin udara, penyegar udara, ventilasi (exhaust fan), pengering (umumnya memakai komponen penghasil panas). Kipas angin juga ditemukan di mesin penyedot debu dan berbagai ornamen untuk dekorasi ruangan. Sebelumkita memutuskan untuk membeli kompresor angin, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu bagian dari kompresor angin dan masing - masing fungsinya. Berikut komponen dalam kompresor dan fungsinya kami jabarkan dibawah ini : 1. Drain Valve . Drain valve berperan untuk mengatur tekanan udara pada tabung penyimpanan udara. Biasanya terdapat hasil uap berupa air dalam tabung penyimpanan udara dan kotoran yang ikut masuk ke dalam tabung yang nantinya akan dibuang melalui perangkat ini. 2 Jeniskomponen ini memiliki fungsi untuk menghisap dan menekan uap dari refrigerant dari bagian evaporator. Uap yang kompresor keluarkan selanjutnya akan terkompresi sehingga suhu dan tekanan menjadi lebih tinggi. Dengan fungsi yang penting tersebut, kompresor termasuk dalam komponen utama dari AC atau pendingin ruangan. Yangjelas, kipas angin listrik akan membantumu mengatasi panas di dalam hunian. Namun dengan memahami jenis dan fungsinya, kamu akan bisa menentukan kipas angin apa yang sesuai dengan kebutuhanmu untuk mendinginkan hunian. Berikut adalah delapan jenis kipas angin dan kegunaannya seperti dilansir dari Renonation, Kamis (8/4/2021). Denganmengenal fungsi dari tiap bagian kipas angin, akan memungkinkan untuk mengetahui berbagai jenis kerusakan yang terjadi pada kipas angin. Komponen Kipas Angin Dan Kerusakan Bagian Utamanya - Spare parts terdiri dari motor, kapasitor, baling-baling, gril kipas, gear box serta berbagai perlengkapan yang diraki KomponenUtama Kipas Angin 1. Motor penggerak. Motor penggerak mempunyai kumparan utama dan kumparan bantu yang kemudian dihubungkan dengan 2. Baling-baling kipas. Kipas memiliki bentuk baling-baling yang berputar satu poros dengan rotor motor. 3. Rumah kipas. Rumah kipas adalah alat untuk Colokandan kabel adalah komponen sebuah kipas angin yang berfungsi untuk menghubungkan ke sumber listrik. Colokan tersebut berupa steker yang memiliki dua batang terminal yang ditancapkan ke stop kontak. Itulah bagian-bagian kipas angin dan masing-masing fungsinya. Dengan mengenal komponen yang ada pada kipas angin, pasti akan dengan mudah memperbaikinya ketika mengalami kerusakan. qYr7. Mengetahui bagian komponen kipas angin dan fungsinya sangat berguna ketika Anda ingin memodifikasi atau memperbaiki kipas angin yang rusak. Semakin banyak fungsi komponen kipas angin yang Anda ketahui, maka akan semakin mudah untuk memperbaiki kerusakan kipas angin Maspion, Cosmos, Miyako dan komponen yang terlihat jelas seperti baling-baling dan guard, ternyata masih banyak bagian kipas angin lainnya yang kecil dan terkadang memiliki peran cukup penting. Pada artikel ini, kami akan membahas bagian-bagian kipas angin dan fungsinya yang biasa ada pada kipas angin duduk, dinding ataupun plafon gantung.Komponen Kipas Angin dan Fungsinya Lengkap Beserta Gambar atau Bearing Besi Rotor Gearbox List Bawah Belakang Baling Baling Baling Penyangga Kipas Angin yang Diberi Pelumas Kipas Angin yang Sering Rusak 1. KapasitorSetiap kipas angin dinding ataupun plafon dilengkapi dengan komponen kapasitor yang berfungsi sebagai start dan running. Kapasitor pada kipas angin umumnya berfungsi untuk memberikan dorongan awal serta mengatur kecepatan putaran kami sudah membahas penjelasan lengkap mengenai komponen kipas angin ini lengkap beserta fungsinya. Anda bisa langsung menyimak artikelnya disini > Fungsi Kapasitor Pada Kipas GearboxIni adalah komponen penting yang digunakan pada kipas angin. Gearbox kipas angin umumnya memiliki kemampuan untuk membuat leher kipas angin agar bisa berputar ke kanan dan adanya komponen ini, maka kipas angin tidak akan bisa menengok ke kanan dan kiri. Setiap gearbox kipas angin memiliki jenis yang berbeda, baik itu pada kipas angin duduk, dinding ataupun plafon. Jadi pastikan Anda tidak salah membeli jika ingin mengganti dinamo kipas Bushing atau Bearing Sama seperti dinamo, boshing atau bearing juga merupakan komponen kipas angin yang penting untuk mengurangi gesekan yang kipas angin duduk seperti Aoyama atau sejenisnya masih menggunakan bushing sebagai bantalan untuk meredam gesekan ass. Sedangkan kipas hisap atau exhaust sudah menggunakan bearing yang memiliki daya tahan lebih bagus dan cenderung lebih kencang jarang ada orang yang mengganti kipas bushing menjadi bearing dengan memodifikasinya. Hal ini bertujuan agar putaran kipas menjadi lebih kencang dan tidak mudah SwitchKipas angin saat ini kebanyakan menggunakan sakelar putar yang lebih praktis, jadi untuk menyalakan kipas Anda hanya perlu memutar sakelarnya saja, begitupun jika ingin mengubah kecepatan sederhana, ketika sakelar dinylakan maka arus listrik dari stop kontak akan dialirkan melalui kabel kipas dan mulai masuk ke kapasitor dan Guard BesiKomponen yang digunakan pada kipas angin selanjutnya adalah pelindung depan yang umumnya terbuat dari besi, komponen ini berguna untuk mencegah baling-baling yang lepas ketika kipas komponen ini sangat penting dan wajib dipasang pada kipas angin. Selain untuk menjaga dari lepasnya baling-baling, pelindung besi juga berguna untuk mencegah rambut dan gangguan lainnya yang dapat merusak dinamo Dinamo Kipas AnginKomponen kipas angin dan fungsinya yang paling utama adalah motor penggerak. Bagian kipas angin inilah yang membuat baling-baling bisa berputar seperti kipas angin pada umumnya. Ini termasuk komponen kipas angin yang sering rusak jika dinyalakan tanpa kipas angin terdiri dari beberapa bagian, termasuk lilitan kabel tembaga, rotor dan juga stator. Motor atau dinamo ini tidak hanya digunakan pada kipas angin duduk saja, tetapi sudah diterapkan pada model kipas lainnya, termasuk kipas angin dinding dan plafon gantung. 7. StatorKomponen kipas angin dan fungsinya yang lain adalah stator. Komponen kipas angin ini akan menghasilkan medan magnet untuk memberikan dorongan agar dinamo kipas bisa As RotorRotor atau dikenal dengan sebutan "As" adalah batang besi yang memiliki poros dan berputar ditengah-tengah stator dinamo. Diatas adalah contoh gambar as rotor kipas panjang dan diameter as rotor pada setiap kipas angin berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda tidak bisa mengganti as rotor kipas angin sembarangan. 9. Penarik Gearbox Penarik gearbox atau knob osilator biasanya ada dibagian belakang kipas angin. Pada beberapa kipas angin, komponen ini terbuat dari plastik dan jika ditarik akan membuat kipas menengok ke kanan dan jika Anda menekan penarik gearbox, maka leher kipas angin tidak akan bergerak. Komponen kipas angin ini dikencangkan menggunakan 1 buah baut agar tidak mudah lepas. 10. Tali ListTali list seringkali ditemukan pada kipas angin duduk dan dinding. Komponen kipas angin ini berguna untuk menahan agar guard besi depan tidak lepas ataupun goyang. Biasanya tali list kipas angin terbuat dari bahan plastik dan dikencangkan dengan 1 buah baut. 11. Cover BawahBagian kipas ini pada dasarnya digunakan untuk melindungi bagian bawah kipas angin dan menutup semua komponen yang ada dibawah kipas angin, termasuk sakelar dan kabel-kabelnya. 12. Cover BelakangPenutup belakang pada kipas angin terbuat dari plastik dan dipasang dengan tujuan untuk melindungi semua komponen kipas angin dibagian belakang. Itu termasuk gearbox, kabel, kapasitor dan gulungan. 13. Baling BalingTanpa adanya baling-baling, kipas tidak akan bisa menghasilkan angin. Baling-baling kipas umumnya memiliki ukuran berbeda-beda tergantung pada ukuran kipas itu sendiri. Biasanya komponen baling-baling pada kipas angin terbuat dari plastik, tetapi ada juga yang terbuat dari baling-baling kipas angin juga bervariasi tergantung pada model dan kegunaannya. Misalnya, baling-baling kipas angin duduk berbeda dengan kipas hisap karena fungsinya juga berbeda. Menambah lengkungan baling-baling bisa memaksimalkan angin yang dihasilkan. 14. Pengunci Baling BalingSalah satu komponen kipas angin kecil tetapi berperan penting adalah pengunci baling-baling atau knob baling kipas angin. Biasanya komponen ini memiliki drat dan terbuat dari plastik. Tanpa adanya knob ini, maka baling-baling akan lepas ketika kipas dinyalakan. 15. Tiang PenyanggaKomponen kipas angin dan fungsinya yang lain adalah tiang peyangga. Bagian ini hanya ada pada kipas angin duduk yang ketinggiannya bisa diatur. Tiang penyangga kipas angin umumnya terbuat dari besi atau allumunium. Bagian Kipas Angin yang Diberi PelumasKasus yang sering terjadi pada kipas angin duduk miyako, cosmos, maspion atau merk lainnya adalah putaran kipas yang semakin lambat atau bahkan macet tidak berputar sama sekali. Biasanya masalah ini bukan disebabkan karena motor yang rusak, melainkan ada kotoran yang masuk kesela-sela bagian kipas yang bisa Anda beri pelumas adalah bagian bushing atau bearing. Biasanya disela-sela bushing dan bearing terdapat kotoran, karat atau bahkan rambut yang membuat kipas menjadi macet. Selain memberikan pelumas, Anda juga harus membuang kotorannya terlebih dahulu. Bagian Kipas Angin yang Sering RusakDari banyaknya komponen pada kipas angin, ada beberapa yang sering sekali rusak. Yaitu bagian dinamo, sekring dan kapasitor kipas angin. Jika dinamo rusak, seharusnya kipas tidak bisa berputar sama sekali, tetapi masalah ini juga bisa disebabkan karena sekring dinamo yang itu, komponen kapasitor juga termasuk bagian kipas angin yang sering rusak. Kerusakannya ditandai dengan putaran kipas yang lemah, baling-baling harus diputar manual terlebih dahulu dan juga speed kipas yang tidak berfungsi dengan artikel singkat mengenai komponen-komponen kipas angin dan fungsinya lengkap beserta gambar. Komponen diatas bisa ditemukan pada kipas angin duduk, dinding, gantung plafon merk Miyako, Cosmos, Aoyama, Maspion dan beberapa merk kipas angin lainnya. foto Kipas angin adalah alat yang berguna untuk menyejukkan udara di sekitar kita. Kipas angin terdiri dari beberapa komponen utama yang memungkinkan alat tersebut berfungsi dengan baik. Selain menggunakan, Anda sebaiknya juga mengetahui setiap komonennya supaua tidak bingung ketika ingin memperbaiki kipas angina nantinya. Pada artikel ini akan dibahas berbagai komponen kipas angina dan fungsinya. Daftar Komponen Kipas Angin dan Fungsinya1. Motor Kipas Angin2. As Kipas Angin3. Blade Kipas Angin4. Kaki Kipas Angin5. Pole6. Tombol Kontrol Kipas Angin7. Grill Kipas Angin8. Housing Kipas AnginCara Merawat Komponen Kipas anginBersihkan blade Kipas Angin Secara TeraturBersihkan Bagian Dalam Kipas AnginGunakan Pelumas AlamiMatikan Kipas Angin Saat Tidak DigunakanGunakan Power StripTutup Kipas angin Saat Tidak DigunakanAkhir Kata foto Berikut ini adalah beberapa komponen utama dari alat elektronik kipas angin dan fungsinya yang perlu Anda keytahui 1. Motor Kipas Angin Motor kipas angin adalah komponen utama yang menyediakan tenaga kepada kipas angin. Motor ini terdiri dari beberapa bagian, seperti stator, rotor, dan kapasitor. Stator adalah bagian yang tidak bergerak dan terdiri dari lilitan-lilitan kawat yang terpasang di dalam tubuh motor. Baca Juga Cara Agar TV Jernih dengan Antena Dalam, Mudah Banget Bro! Rotor adalah bagian yang bergerak dan terdiri dari lilitan-lilitan kawat yang terpasang di dalam tubuh motor. Kapasitor adalah komponen yang menyimpan energi listrik dan memberikan tegangan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan motor. 2. As Kipas Angin As kipas angin merupakan salah satu bagian yang terhubung dengan motor kipas angin dan berfungsi sebagai penghubung antara motor dengan blade kipas angin. As ini terdiri dari beberapa bagian, seperti bearing, collar, dan set screw. Bearing adalah bagian yang berfungsi sebagai pelumas alami dan memungkinkan as berputar dengan lancar. Collar adalah bagian yang berfungsi sebagai penyangga as dan memungkinkan as berputar dengan lancar. Set screw adalah bagian yang digunakan untuk mengatur ketinggian kipas angin. 3. Blade Kipas Angin Blade kipas angin adalah bagian yang terhubung dengan as kipas angin dan berfungsi sebagai bagian yang menyebabkan angin terpompa. Blade ini terdiri dari beberapa bagian, seperti leading edge, trailing edge, dan pitch. Leading edge adalah bagian depan dari blade yang mengalami gaya aerodinamis saat terpompa. Trailing edge adalah bagian belakang dari blade yang mengalami gaya aerodinamis saat terpompa. Pitch adalah sudut blade terhadap arah angin yang dihasilkan. 4. Kaki Kipas Angin Kaki kipas angin adalah komponen yang terhubung dengan tubuh kipas angin dan berfungsi sebagai penyangga kipas angin. Kaki ini terdiri dari beberapa bagian, seperti base, pole, dan adjustment mechanism. Base adalah bagian yang menyediakan dasar untuk kipas angin dan memungkinkan kipas angin berdiri dengan stabil. 5. Pole Pole adalah komponen yang terhubung dengan base dan blade kipas angin. Pole ini terdiri dari beberapa bagian, seperti upper pole dan lower pole. Upper pole adalah bagian atas dari pole yang terhubung dengan blade kipas angin. Lower pole adalah bagian bawah dari pole yang terhubung dengan base. Adjustment mechanism adalah bagian yang digunakan untuk mengatur ketinggian kipas angin. 6. Tombol Kontrol Kipas Angin Tombol kontrol kipas angin adalah satu komponen yang digunakan untuk mengontrol kecepatan putaran blade kipas angin. Tombol ini terdiri dari beberapa bagian, seperti speed control dial, oscillation control button, dan power button. Speed control dial adalah bagian yang digunakan untuk mengatur kecepatan putaran blade kipas angin. Oscillation control button adalah bagian yang digunakan untuk mengatur arah putaran blade kipas angin. Power button adalah bagian yang digunakan untuk menyalakan dan mematikan kipas angin. 7. Grill Kipas Angin Grill kipas angin adalah komponen di sekitar blade kipas angin dan berfungsi sebagai penyangga blade kipas angin serta pelindung dari debu dan kotoran. Grill ini terdiri dari beberapa bagian, seperti upper grill dan lower grill. Upper grill adalah bagian atas dari grill yang terhubung dengan blade kipas angin. Lower grill adalah bagian bawah dari grill yang terhubung dengan base. 8. Housing Kipas Angin Housing kipas angin ini merupakan komponen yang menyediakan tempat untuk menempatkan seluruh komponen kipas angin. Housing ini terdiri dari beberapa bagian, seperti upper housing dan lower housing. Upper housing adalah bagian atas dari housing yang terhubung dengan blade kipas angin. Lower housing adalah bagian bawah dari housing yang terhubung dengan base. Kipas angin merupakan alat yang sangat berguna untuk menyejukkan udara di sekitar kita. Dengan adanya komponen-komponen utama kipas angin yang telah disebutkan di atas, kipas angin dapat berfungsi dengan baik dan memberikan udara sejuk yang kita butuhkan. Selain itu, dengan mengetahui komponen-komponen kipas angin dan fungsinya, kita juga dapat memahami bagaimana kipas angin bekerja dan cara merawatnya dengan baik agar tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Cara Merawat Komponen Kipas angin Untuk merawat komponen kipas angin agar tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan Bersihkan blade Kipas Angin Secara Teratur Blade kipas angin dapat menjadi sumber penyebaran debu dan kotoran di sekitar kita. Untuk itu, sebaiknya bersihkan blade kipas angin secara teratur menggunakan lap basah atau kain lembab. Jangan lupa untuk membersihkan juga bagian grill yang terdapat di sekitar blade kipas angin. Bersihkan Bagian Dalam Kipas Angin Bagian dalam kipas angin seperti motor dan as juga perlu dibersihkan secara teratur agar tetap dapat berfungsi dengan baik. Gunakan lap basah atau kain lembab untuk membersihkan bagian dalam kipas angin. Jangan lupa untuk mematikan kipas angin sebelum membersihkannya. Gunakan Pelumas Alami Untuk menjaga agar as kipas angin tetap berputar dengan lancar, gunakan pelumas alami seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Oleskan pelumas alami tersebut ke bagian bearing as kipas angin secara teratur. Matikan Kipas Angin Saat Tidak Digunakan Untuk menjaga agar motor kipas angin tetap awet, sebaiknya matikan kipas angin saat tidak digunakan. Motor yang terus bekerja dapat menyebabkan panas yang tidak sehat bagi motor dan menurunkan daya tahan motor. Gunakan Power Strip Untuk menjaga agar tombol kontrol kipas angin tidak cepat rusak, sebaiknya gunakan power strip untuk menghubungkan kipas angin ke sumber listrik. Dengan menggunakan power strip, kita dapat dengan mudah mematikan semua peralatan yang terhubung dengan power strip hanya dengan satu Kipas angin Saat Tidak Digunakan Untuk menjaga agar blade kipas angin tidak rusak atau mengalami kerusakan akibat terkena debu atau kotoran, sebaiknya tutup kipas angin saat tidak digunakan. Kita dapat menggunakan cover kipas angin untuk melindungi blade kipas angin dari debu dan kotoran. Baca Juga Cara Memperbaiki Remot TV yang Tidak Merespon dengan Mudah Dengan melakukan beberapa tips di atas, kita dapat memastikan bahwa komponen kipas angin tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, sebaiknya juga memperhatikan instruksi pemakaian dan perawatan yang tercantum pada manual kipas angin yang kita miliki. Biasanya manual tersebut akan memberikan petunjuk yang lebih detail tentang cara merawat kipas angin agar tetap dapat digunakan dengan baik. Akhir Kata Demikianlah pembahasan komponen kipas angin dan fungsinya. Dengan mengetahui semuanya maka Anda akan lebih mudah menemukan titik masalah jika kipas angina mengalami kerusakan.