Terdapat3 jenis bilangan pembagian yang akan dibahas yaitu pembagian pecahan biasa, campuran, dan desimal. Untuk lebih jelas silahkan simak penjelasan dibawah ini : 1. Pembagian Pecahan Biasa. Membagi pecahan biasa dengan pecahan biasa cukup hanya dengan langkah seperti uraian rumus perkalian pecahan. Pembagi di balik kemudian berlaku operasi Pertanyaan Hasil pembagian berikut yang benar adalah . Berikutini adalah contoh Soal Matematika Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Bab Perkalian dan Pembagian Pecahan. Soal sudah dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan. Semoga Soal Matematika Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Bab Perkalian dan Pembagian Pecahan ini dapat dijadikan referensi untuk belajar khususnya adik-adik kelas 5 SD yang OLIZiwt. Yuk, belajar tentang macam-macam operasi hitung pada pecahan dan cara menyelesaikannya! Kamu bisa baca pembahasannya pada artikel Matematika kelas VII berikut ini! — Siapa di antara kamu yang tahu apa saja operasi hitung dalam Matematika? Yup! Operasi hitung dalam Matematika ada empat macam, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Nah, keempat operasi hitung ini bisa digunakan untuk membantu kita dalam mengoperasikan bilangan lho, tidak terkecuali bilangan pecahan. Eh, bentar deh, bukannya operasi hitung itu ada lima, ya? Satunya lagi pemangkatan? Eits, jangan salah ya teman-teman! Pemangkatan itu termasuk ke dalam operasi hitung perkalian karena definisi dari pemangkatan adalah perkalian berulang. Hmm.. kalau gitu, seperti apa sih operasi hitung pada pecahan? Yuk, langsung saja kita simak pembahasannya satu per satu! Penjumlahan dan Pengurangan Operasi hitung yang pertama dan kedua adalah penjumlahan dan pengurangan. Ketika kita ingin menjumlahkan atau mengurangkan dua atau lebih pecahan, terdapat beberapa langkah yang harus kita lakukan terlebih dahulu, nih. Eits! kamu nggak usah khawatir, langkahnya mudah kok. Check this out! 1. Menyamakan Penyebut Langkah yang pertama adalah menyamakan penyebut. Hayoo, ada yang masih ingat apa itu penyebut? Ya, penyebut itu adalah bilangan yang membagi dan letaknya di bawah, teman-teman. Sedangkan, pembilang adalah bilangan yang dibagi dan letaknya di atas. Jadi, kalau misalnya ada pecahan , maka penyebutnya adalah 4 dan pembilangnya adalah 3. Istilah pembilang dan penyebut ini harus selalu kamu ingat, ya. Jangan sampai tertukar, lho! Baca juga Pengertian dan Contoh Bilangan Bulat Oke, back to the topic, dalam menyamakan penyebut, ada dua cara yang bisa kita lakukan. Cara yang pertama adalah dengan mencari nilai KPK dari penyebut sebelumnya untuk dijadikan penyebut yang baru dan cara yang kedua adalah dengan langsung mengalikan penyebutnya. Hmm, maksudnya apa, sih? Daripada bingung, yuk langsung saja kita lihat pada contoh soal di bawah ini! Misalkan, kita akan melakukan penjumlahan terhadap dua buah bilangan pecahan berikut Lalu, kita samakan penyebutnya seperti ini Nah, kamu bisa pilih salah satu dari kedua cara di atas yang menurut kamu lebih mudah. Eits, tapi ingat, KPK dan hasil perkalian penyebut itu hasilnya tidak selalu sama, ya! Kebetulan saja pada contoh di atas, hasilnya sama. 2. Mencari Pembilang Setelah Menyamakan Penyebut Setelah kita mendapatkan nilai penyebut yang baru, maka langkah selanjutnya adalah mencari nilai pembilangnya. Caranya, kita bisa membagi nilai penyebut yang baru dengan nilai penyebut yang lama, lalu hasilnya kita kalikan dengan pembilang yang sebelumnya. Kamu bingung nggak? Lihat contoh di bawah ini, yuk! 3. Operasikan Pecahan Setelah penyebutnya sudah sama dan pembilangnya juga sudah kita ubah, maka langkah yang terakhir adalah mengoperasikan pecahan tersebut. Berdasarkan contoh di atas, maka hasil dari adalah . Ingat, ya! Untuk operasi penjumlahan dan pengurangan ini, langkah-langkahnya sama. Jadi, kalau kamu mendapat soal tentang pengurangan dua buah bilangan pecahan, maka tanda penjumlahannya + tinggal kamu ganti saja jadi tanda pengurangan -. Selanjutnya, di bawah ini ada latihan soal yang bisa kamu kerjakan, nih. Jangan lupa untuk tulis jawaban kamu di kolom komentar, ya! Perkalian Operasi hitung yang ketiga adalah perkalian. Ketika kita ingin melakukan operasi perkalian pada dua atau lebih pecahan, caranya mudah, teman-teman. Kita hanya perlu mengalikan pembilangnya dan mengalikan penyebutnya. Simak contohnya di bawah ini, yuk! Penyelesaian Karena contoh soal di atas merupakan perkalian antara pecahan campuran dengan pecahan biasa, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengubah pecahan campuran tersebut menjadi pecahan biasa. Sehingga, diubah ke pecahan biasa menjadi . Setelah itu, kita bisa langsung mengoperasikan kedua pecahan tersebut sebagai berikut Bagaimana, mudah bukan? Kalau begitu, kita lanjut ke operasi hitung yang terakhir, ya. Pembagian Operasi hitung pada pecahan yang terakhir adalah pembagian. Ketika kamu akan melakukan operasi pembagian pada dua atau lebih pecahan, maka kamu dapat mencarinya dengan cara mengubah posisi pembilang menjadi penyebut dan penyebut menjadi pembilang pada pecahan yang menjadi pembaginya. Lalu, ubah tanda pembagian ÷ menjadi tanda perkalian x. Bingung nggak, nih? Tenang, kamu nggak perlu bingung! Lihat ilustrasi di bawah ini saja, ya! Selanjutnya, coba kamu perhatikan contoh soal berikut ini! Penyelesaian Dari kasus di atas, ibu ingin membagi 40 kg gula pasir menjadi beberapa kantong plastik yang masing-masing isinya kg. Caranya Jadi, banyak kantong plastik yang diperlukan ibu adalah sebanyak 160 kantong. Nah, sekarang kamu sudah mengerti cara menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada pecahan. Ternyata materi ini tidak sesulit yang kamu kira, kan? Mungkin pada awalnya kamu akan sering lupa dengan langkah-langkah di atas. Tapi, jika kamu sering berlatih, pasti kamu bisa hafal dan bisa mengerjakan soal-soal pecahan dengan sangat mudah. So, jangan malas berlatih, ya! Oh iya, kalau kamu ingin mempelajari materi ini lebih lengkap lagi, kamu bisa gabung di ruangbelajar. Di sana, semua materi akan dijelaskan melalui video animasi yang keren dan menarik. Jadi, nggak ada kata bosan’ lagi nih, bagi kamu yang nggak suka belajar. Penasaran? Yuk, download aplikasinya sekarang! Referensi As’ari Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. 2017 Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester I. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud Artikel ini telah diperbarui pada 24 Agustus 2021. Membagi pecahantermasuk pembagian pecahan. Anda pasti pernah belajar tentang pembagian yang dilakukan dalam bilangan asli dan bilangan bulat, yang mudah dihitung. Namun, pecahan bukanlah bilangan bulat dan dinyatakan dalam rasio, di mana pembilang dan penyebutnya adalah bilangan bulat dan penyebut tidak pernah sama dengan nol. Jadi, pecahan hanya habis dibagi jika dan hanya bergantung pada kondisi pecahan. Juga, dalam hal membagi desimal, kita dapat mengubahnya menjadi pecahan dan kemudian menyederhanakannya. Mari kita pecahkan beberapa masalah kata dan contoh dalam artikel ini untuk memiliki pengetahuan yang menyeluruh. Pembagian pecahan dengan metode langsung membutuhkan lebih banyak usaha. Oleh karena itu, metode alternatif diperkenalkan untuk mengatasinya. Dalam metode ini, alih-alih melakukan pembagian pecahan, kita akan melakukan perkalian di atasnya, karena lebih mudah daripada membaginya. Siswa juga dapat menggunakan kalkulator untuk menyederhanakan masalah tersebut. Di sini, kita akan mempelajari langkah-langkah, cara membagi pecahan dengan beberapa contoh. Apa yang Dimaksud dengan Pembagian Pecahan? Membagi pecahan tidak lain adalah mengalikan pecahan dengan membalik salah satu dari dua bilangan pecahan atau dengan menuliskan kebalikan dari salah satu pecahan. Resiprokal yang kami maksud, jika pecahan diberikan sebagai a / b, maka kebalikannya akan b / a. Jadi, menukar posisi pembilang dan penyebut satu sama lain. Artikel Lainnya Himpunan Matematika Bagaimana Membagi Pecahan? Pembagian pecahan dapat diklasifikasikan menjadi tiga cara berbeda. Mereka Membagi pecahan dengan pecahanMembagi pecahan dengan bilangan bulatMembagi pecahan dengan pecahan campuran Mari kita bahas ketiga metode ini secara rinci Membagi Pecahan dengan Pecahan Dalam tiga langkah sederhana, kita dapat menyelesaikan pembagian pecahan dengan mengubahnya menjadi perkalian pecahan. Mari kita pelajari satu per satu. Tuliskan kebalikan dari bilangan pecahan kedua dan kalikan dengan bilangan pecahan pertamaKalikan pembilang dan penyebut dari kedua pecahanSederhanakan bilangan pecahan Secara umum, jika a / b adalah pecahan yang dibagi c / d. Kemudian kita dapat menyelesaikan pembagian sebagai; a / b ÷ c / d = a / b × d / ca / b ÷ c / d = a × d / b × ca / b ÷ c / d = ad / bc Anda dapat melihat ekspresi di atas. A / b dibagi c / d, maka kita dapat menuliskannya sebagai a / b dikalikan dengan d / c kebalikan dari c / d. Dan pada langkah selanjutnya, kita harus mengalikan pembilang a & d dan penyebutnya, c & d. Makanya, kita bisa menyederhanakan penghitungan sisanya. Membagi Pecahan dengan Angka Utuh Saat membagi pecahan dengan bilangan bulat, proses pembagiannya sangat mudah. Ikuti prosedur yang diberikan di bawah ini. Langkah 1 Bilangan bulat diubah menjadi pecahan dengan menerapkan nilai penyebut sebagai 1 Langkah 2 Ambil kebalikan dari nomor tersebut Langkah 3 Sekarang, kalikan nilai pecahan dengan pecahan tertentu Langkah 4 Sederhanakan ekspresi yang diberikan Contoh Bagilah 6/5 dengan 10 Langkah 1 Ubah 10 menjadi pecahan 10/1 Langkah 2 Ambil timbal balik 1/10 Langkah 3 Kalikan 6/5 dan 1/10 6/5 × 1/10 Langkah 4 Sederhanakan 3/25 Membagi Pecahan dengan Pecahan Campuran Proses membagi pecahan dengan pecahan campuran hampir mirip dengan pecahan pemisah dengan pecahan. Langkah-langkah untuk melakukan pembagian pecahan dengan pecahan campuran adalah sebagai berikut Langkah 1 Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa Langkah 2 Sekarang, ambil kebalikan dari pecahan biasa Langkah 3 Kalikan pecahan yang diperoleh dengan pecahan tertentu Langkah 3 Sederhanakan pecahan Contoh Bagilah ⅖ dengan 3½. Langkah 1 Ubah 3½ menjadi pecahan biasa, kita mendapatkan 7/2 Langkah 2 Ambil timbal balik untuk pecahan yang tidak tepat 2/7 Langkah 3 Kalikan ⅖ dan 2/7 Langkah 4 Sederhanakan 4/35 Artikel Lainnya Geometri Bidang Datar Membagi Pecahan Desimal Kami telah belajar membagi pecahan menggunakan tiga langkah sederhana. Sekarang dengan bantuan langkah-langkah ini, mari kita belajar bagaimana membagi desimal dengan contoh-contoh. Contoh Bagilah 0,5 ÷ 0,2 Larutan Untuk membagi bilangan desimal ini, kita harus mengubah bilangan desimal tersebut menjadi bilangan asli dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan 10. Oleh karena itu, 0,5 × 10 / 0,2 × 10 Kami mendapatkan, 5/2 = Juga, kita dapat menggunakan metode pecahan membagi untuk menyelesaikan masalah di atas. Kita dapat menulis 0,5 dan 0,2 sebagai 5/10 dan 2/10. Jadi untuk 5/10 ÷ 2/10, kita bisa menggunakan pembagian pecahan langkah yang sama. 5/10 × 10/2 = 5 × 10/10 × 2 = 50/20 = 5/2 = Catatan Ini adalah metode sederhana untuk membagi desimal. Anda juga dapat menggunakan metode pembagian langsung untuk membagi desimal. Satu-satunya perbedaan adalah menempatkan desimal di tempat hasil bagi yang tepat. Mari kita ambil contoh ini. Contoh Bagilah 13,2 ÷ 2 Solusi 2 ————— 12 -12 ————— 00 ————— Oleh karena itu, 13,2 ÷ 2 = 6,6 Membagi bilangan asli atau bilangan bulat adalah tugas yang mudah, tetapi membagi pecahan agak rumit. Operasi yang dilakukan pada bilangan asli dan keseluruhan terdiri dari perhitungan sederhana, yang dapat diselesaikan dengan mudah. Tetapi operasi yang dilakukan pada pecahan terkadang khas dan juga memakan waktu. Pembagian sederhana memiliki empat bagian pembagi, pembagi, hasil bagi, dan sisa. Juga, ketahui beberapa aturan pembagian untuk bilangan bulat di sini. Contoh Pembagian Pecahan Contoh 1 ¼ ÷ ½ Larutan Diberikan, ¼ ÷ ½ Menulis kebalikan dari pecahan kedua dan mengalikannya dengan pecahan pertama. ¼ × 2/1 Mengalikan pembilang dan penyebut 1 × 2/4 × 1 2/4 Menyederhanakan pecahan; 2/4 = ½ = 0,5 Contoh 2 ⅗ ÷ ⅔ Larutan Mengikuti langkah yang sama ⅗ ÷ ⅔ = ⅗ × 3/23 × 3/5 × 29/10 = 0,9 Satu cara lagi untuk membagi pecahan adalah dengan membuat penyebutnya sama dan kemudian membaginya. Contoh 3 ¾ ÷ 3/2 Larutan Diberikan, ¾ ÷ 3/2 Dengan membuat penyebutnya sama kita dapatkan, ¾ ÷ 6/4 Sekarang penyebutnya sama, kita dapat menghapus kedua penyebutnya dan menuliskannya sebagai; 3/6 = ½ = 0,5 Artikel Lainnya Cara Menghitung Rumus Debit Air Dengan Mudah Nah, jadi itulah pembahasan dari kami mengenai materi Pembagian Pecahan Matematika pada kesempatan kali ini. semoga dengan artikel ini bisa membantu anda memahami tentang rumus matematika terlebih tentang Penyajian Data dalam Diagram, selamat belajar dan terima kasih